Segala Puji bagi Allah atas Limpahan rahmat pertolongan, dan perlindungannya selama ini,
sebelum saya memulai apa yang ingin saya tulis, saya ingin menggambarkan bahwa apa yang saya tulis ini, tidak lain adalah sesuai dengan kegelisahan, dan kegalauan saya selama ini, apa itu ? ialah tentang saya dan kehidupan saya.
mungkin kalimat yang tersusun dalam tulisan ini, banyak sekali ketidak beresannya, mungkin ini mencerminkan ketidak beresan pula di dalam diri, maklum lah...tetapi ini semua akan menjadi baik, karena aku memiliki keinginan untuk memperbaiki diri.
Bismillah
sekarang ini aku di landa kegalauan yang amat sangat, aku seperti berada di sebuah ruang sempit, gelap, aku maju juga tidak dapat mundur pun juga tidak dapat. aku merasa sesak sekali. tidak tahu harus berbuat apa.
pekerjaan yang aku jalani sekarang ini sebagai seorang karyawan salah satu bank swasta ternama di indonesia, tidak memebrikan aku ketenangan dan kedamaian, aku selalu merasa, sepertinya bekerja sebagai seorang karyawan bukanlah pekerjaan seperti apa yang aku inginkan selama ini. banyak hal yang aku keluhkan dari pekerjaan ini. mulai dari gaji saya yang boleh di katakan kurang, mengingat hidup saya selama ini mulai banyak kebutuhannya.
aku selalu merasa bahwa bekerja sebagai seorang karyawan, kita tidak akan pernah merasakan kebebasan yang sebebanrnya, karena bekerja di sebuah perusahaan, kita harus tunduk dan patuh terhadap aturan perusahaan, mana lagi atasan yang kadang ada tingkahnya yang tidak mengenankkan hati, kalau boleh di bilang bekerja sebagai seorang karyawan banyak makan hati sendiri.
kadang kita ingin melakukan sesuatu yang menurut kita ingin sekali kita lakukan, itu tidak jadi kita lakukan berhubung pekerjaan kantor memangggil, jadilah keinginan diri tidak lagi terpenuhi.
misalnya sejenak kita ingin melakukan ibadah sedikit agak lama dari biasanya tidak dapat kita lakukan karena jadwal pekerjaan kantor juga ada.
sekarang ini aku merasa ingin memeiliki sebuah usaha sendiri, usaha besar yang menghasilkan, memiliki omset sekian puluh, sekian ratus juta perhari, aku memiliki karyawan yang bekerja mengelola usaha aku itu, aku akan memberikan gaji buat karyawanku, tepat waktu, aku harus mengutamakan kesejahteraan karyawan dan perusahaan.
aku akan memiliki banyak waktu buat diriku, aku yang menguasai waktuku, aku dapat bermalas-nmalasan di tempat tidur, karena usahaku berjalan dengan sendirinya, memiliki karyawan sendiri. tapi itu tidak boleh kita lakukan karena itu sama saja dengan membunuh diri secara perlahan-lahan, karena kemalasan itu akan mengurangi dayar pikir, bukankah dalam kehidupan ini kita harus tetap berada dalam posisi ON pikiran agar masalah tidak datang memebelenggu diri kita, karena masalah yang datang yang tidak terpecahkan, akan melilit tubuh dan jiwa kita.
berbeda dengan kalau pikiran kita bekerja dengan baik, kita akan selalu memeiliki jalan kleluar atas masalah yang kita hadapi.
aku ingin seperti itu, tetapi kembali lagi, bahwa itu impian, kita harus melakukan berjuan, dan berusaha untuk mewujudkannya, karena impian yang lahir ini, dapat dikatakan adalah impian yang lahir di dalam jiwa, nah kalau ini tidak kita pedulikan tidak berusaha kita wujudkan amaka selamanya ia akan menyiksa dan membuat hidup kita menjadi galau.
nah kembali lagi apa sebenanrnya yang kita cari dalam hidup ini. kebahagaiaankah atau kekayaan. karena kekayaan belum tentu membuat kita bahagia, tetapi kebahagiaan akan membuat kita kaya kalau kita mau untuk meraihnya, karena salalh satu tiang kebahagiaan itu adalah kekayaan.
kalau kekayaan yang kita cari bertahan saja di posisimu sekarang ini, kebutuhan hidupmu akan dapat terpenuhi, karena ada gaji yang kita terima, perbulan, walaupun itu habis bulan habis gaji juga tetapi setidaknya uang untuk makan tidak lagi menjadi kekhawatiran. tetapi yakin saja itu semua tidak akan membuat kita bahagia, karena tiudak sesuai dengan panggilan jiwa kita. bukankah panggilan jiwa selalu berusaha menuju kepada kebahagiaan.
Nah kalau kebahagiaan yang kita cari atau tujuan hidup kita maka impian itu harus kita wujudkan caranya harus di perjuangkan cara mewujudkannya.
caranya mewujudkannya, mulai dari belajar, melawan hambatan diri, seperti ragu dalam memulai, lebih memperhatikan suara diri sendiri, di bandingkan dengan suara orang lain, misalnya saja anggapan orang lain bagia sebagian orang bahkan mungkin orang tua kita mengatakan bahwa, bekerja sebagai seorang karyawan sudah baik, padahal suara diri kita itu belum baik, tetapi karena kita lebih memilih atau mendengar suara orang lain, maka kitapun menyenangkan diri memkasa diri untuk menjalani pekerjaan ini.
selanjutnya adalah berani bertindak. setelah semuanya telah terpatri impian kita untuk memiliki sebuah perusahaan dengan karyawan yang banyak, dan memiliki penghasilan yang banyak, dengan keuangan yang jkelasa, pembelian barang yang jelas, penjualan barang perhari yang jelas, baiaya usaha yang jelas, biaya gaji karyawan yang jelas, maka keuntunganpun akan di dapat dengan jelas.
Tetapi sekali lagi saya ingatkan bahwa perjuangan mewujudkan impian itu tidak mudah, ini sama saja adalah perjuanagan abaadi kita dalam hidup, inilah perjuangan esensial kita dalam dunia ini, jika tidak berusaha meraihnya kita gagal menjadi Mahluk Tuhan. kalaupun kita gagal dalam usaha untuk mewujudkannya maka kita akan mati syahid dan akan berbalas surga.
sekarang pilihan kembali kepada tangan kita. memilih berjuang dengan resiko tantangan kerja keras, capek susah, sempit, dll namun akan berbuah bahagia.
dari pada tetap di posisi sekarang ini, tetap mendapatr penghasilan namun kita akan terus menjadi seorang bawahan akan terus di perintah, dan yang lebih parah lagi adalah akan banyak potensi diri kita yang tidak tersalurkan, karena harus kita bendung demi untuk menjalankan aturan perusaaahn.
kalau berjuang untuk diri sendiri kita akan bebas bertkreasi dengan hidup kita, kreasi dengan hidup ini akan semakin meluaskan hidup tidak terbatas hanya pada perusahaan dan ruang lingkupnya, tetapi jika kita telah berhasil dan ememiliki penghasilan yang mapan kita akan lebih memiliki banyak kreasi pikiran yang akan semakin membuat hidup menjadi semakin maju dan mantap.
